Bendul Merisi Utara VIII No. 8
Surabaya - Jawa Timur

Hits: 148

Mengapa kita harus memahamkan kepada anak untuk tidak merebut ?

Mengapa kita harus mengajarkan anak untuk berkata “Mau” kala menginginkan sesuatu ?

Manfaat yang bisa kita peroleh antara lain :

  1. Anak akan memahami aturan. Bahwa segala sesuatu ada yang memiliki. Jika itu bukan “punyamu”, maka kita harus meminta dengan baik, tanpa harus merebut.
  2. Anak belajar menghargai milik orang lain.
  3. Anak belajar menahan diri, ketika menginginkan sesuatu.
  4. Anak akan terstimulasi bicara. Mulai yang sederhana hingga kompleks.
  5. Anak akan terlatih kemampuan komunikasi dan interaksi sosialnya.
  6. Meminimalisir anak untuk bertingkah semaunya sendiri. Apalagi jika usianya sudah tidak kecil lagi. 

Ketika anak sudah menginginkan sesuatu dan memaksa harus saat itu diberikan, maka ia akan cenderung menghiraukan suara-suara disekitarnya. Mereka akan cenderung mengedepankan aspek emosionalnya sebagai anak kecil. Hal ini tidak baik bagi perkembangan mendengar, bicara, bahasa, komunikasi sekaligus kemampuan sosialnya. 

Di dalam AVT, sering ya kita jumpai para terapis mengajarkan anak untuk berkata “Mau” (sesuai usianya). Semakin anak memiliki kemampuan bahasa yang kompleks, maka anak juga akan dilatih untuk bicara panjang, seperti “Bunda, Siti mau pinjam bola warna merah satu”. 

Sering pula kita jumpai, ketika anak menginginkan sesuatu maka kita akan memberikan syarat untuknya. “Siti mau? Boleh. Tapi dengarkan dulu ya… Sampai 5x, maka Siti boleh pukul bola sebanyak 5x juga. Oke?”.. 

Dengan demikian, anak juga akan belajar bahwa untuk mendapatkan sesuatu pasti ada konsekwensi yang harus ia lakukan. Hal ini pasti akan sangat bermanfaat hingga mereka dewasa nanti.

Tidak jarang pula kita akan menolak permintaan anak. Bukan karena jahat tentunya. Tapi untuk mendidik mereka tentang kedisiplinan. Bahwa tidak semua yang mereka inginkan, bisa mereka dapatkan. Berlatih menahan diri jika diajarkan sejak dini dan dengan cara yang tepat sangat bermanfaat bukan? 

Mengapa terkadang kita perlu menolak permintaan anak ?

Kadangkala kita memiliki murid yang usianya sudah besar. Sangat banyak hal yang harus dikejar, sehingga sudah tidak fase-nya lagi baginya untuk bermain "semaunya” sendiri yang mana tujuan bermainnya tidak terkontrol.

Permainan yang diberikan terapis adalah untuk mencapai tujuan tertentu yang kadangkala tidak sesuai dengan keinginan anak, sehingga anak akan menuntut permainan yang lain. Permainan yang betul-betul ingin dimainkan tanpa mau memperhatikan terapis. Padahal pada konteks tertentu memang sudah tidak ada waktu lagi untuk bermain. Misalkan saja pada anak-anak yang baru belajar mendengar dan berbahasa pada usianya di atas 5 tahun, 6 tahun, 7 tahun dan seterusnya.

Masih ingat tulisan kami dalam Playing is Learning? Setiap permainan yang tersaji bertujuan untuk belajar.

Jadi, yukkk…. ajarkan anak tentang aturan main sejak dini.. mulai dari yang paling sederhana. 1 kata, berkata "mau…”