Bendul Merisi Utara VIII No. 8
Surabaya - Jawa Timur

Hits: 151

Pentingnya menulis dengan tangan di era digital bagi anak-anak

Oleh Elly Yayasan Aurica 

Jika disuruh memilih, apakah ingin mencatat dengan tangan atau komputer? Saat ini, Anda mungkin akan lebih memilih computer/tablet/laptop. Hal ini juga bisa jadi akan dilakukan oleh banyak siswa. Mereka mungkin lebih memilih untuk mencatat dengan computer atau laptop mereka. Apalagi di era digital, anak-anak sungguh lebih familiar dengan penggunaan gadget. Tidak terkecuali anak usia dini yang kini sudah mulai gandrung dengan gadget nya. 

Tetapi sesungguhnya, bahkan jika teknologi menawarkan banyak manfaat bagi para pengguna, benar adanya jika ini mungkin bukan sepenuhnya pilihan terbaik bagi anak jaman now. Mari Bapak Ibu cermati lagi. Dibalik beragam manfaat gadget/teknologi, ada tantangan yang bisa menjadi kelemahan bagi anak-anak kita, yang jika diteruskan menjadi habit (kebiasaan) justru akan mengancam perkembangan optimalnya sebagai anak-anak.

Dalam hal belajar, tulisan tangan jauh lebih berguna daripada kenyamanan keyboard. Menurut Bapak Ibu, apa keuntungan khusus menulis dengan pensil atau pena bagi anak-anak?

Pertama, menulis dengan tangan sangat membantu dalam pengembangan keterampilan motorik kecil dan koordinasi mata-tangan.

Kedua, dan bahkan yang lebih luar biasa, tulisan tangan meningkatkan kemampuan berpikir. Siswa yang mencatat pada perangkat digital memang akan menangkap banyak dan lebih cepat dari apa yang dikatakan dalam sebuah penyampaian, tetapi mereka akan cenderung tidak mengingat apa yang mereka dengar [apalagi pahami]. 

Siswa yang menulis catatan mereka dengan tangan cenderung lebih baik dalam mengingat apa yang diajarkan kepada mereka. Dan kemudian menjadi lebih memahaminya. Karena seringkali, siswa yang mencatat dengan tangan akan menuliskan poin-poin yang menjadi gagasan inti dari sebuah pemikiran/ penyampaian narasumber.

Karena mereka tahu bahwa menulis butuh waktu yang lebih lama, maka mereka akan mendengar, memperhatikan dan berpikir untuk memilah mana pokok pikiran yang penting untuk mereka catat. 

Bukan justru mencatat semua hal yang mereka dengar tanpa meresapi makna-nya [yang menjadi salah satu kelemahan jika anak-anak mencatat menggunakan komputer]

Ketiga, tulisan tangan yang panjang meningkatkan keterampilan pemrosesan bahasa seperti membaca dan menulis. Saat mengetik teks tentu lebih mudah daripada menulisnya dengan tangan. Sedangkan tulisan tangan memang lebih lambat, tapi secara positif akan meningkatkan kemampuan untuk memproses bahasa, memungkinkan siswa untuk berpikir lebih dalam tentang kosakata dan ejaan, memilah kata yang paling sesuai dalam struktur kalimat dan bagaimana menyusun kalimat dari seluruh rangkaian teks. Kemampuan ini menjadi dasar dari kemampuan membentuk sebuah konsep pemikiran ketika mereka sudah dewasa. Barulah ketika mereka sudah betul-betul mapan dengan kemampuan dasarnya, mereka bisa mempergunakan teknologi yang memudahkan mereka untuk memproduksi tulisan dengan lebih cepat, yakni komputer.

[Mengambil intisari dengan beberapa perubahan tanpa bermaksud mengubah substansi isi dari artikel The tech edvocate]