Bendul Merisi Utara VIII No. 8
Surabaya - Jawa Timur

Hits: 191

Diterjemahkan dari penjelasan Dr. Jane Madell, Joan Hewitt, Au.D., dan Sylvia Rotfleich pada kursus yang diikuti Yayasan Aurica

Ditulis kembali oleh Elly Yayasan Aurica

Kita tidak dapat berasumsi bahwa seorang anak telah mendapatkan akses pendengaran yang cukup karena dia telah memakai teknologi pendengaran.

Tujuan teknologi adalah untuk menyediakan akses ke suara percakapan. Untuk melakukannya, seorang anak dengan gangguan pendengaran perlu memahami pembicaraan dengan jelas di seluruh range frekuensi
di setiap telinga. Untuk memastikan bahwa seorang anak cukup mendengar dengan baik, pengujian harus komprehensif. 

“Speech Perception” adalah tujuan teknologi. Banyak faktor yang mempengaruhinya. Yang harus dipertimbangkan diantaranya :

  • Apakah anak memiliki paparan pendengaran yang cukup
    untuk mengembangkan otak bagian pendengaran mereka ?
  • Bagi anak yang memakai 2 alat di kedua telinga, apakah anak mendengar cukup baik di setiap telinga secara terpisah dan di kedua telinga saat bersama?
  • Apakah anak itu memakai teknologinya sepanjang ia terjaga/ sepanjang hari ?
    (Jika seorang anak memakai teknologi hanya empat jam per hari, akan butuh waktu enam tahun baginya untuk mendengar, yang bisa dicapai seorang anak normal dalam satu tahun.)
  • Sinyal melalui teknologi harus jelas. Jika sinyal terdistorsi atau teredam, itu tidak akan cukup untuk belajar mendengarkan.
  • Selain memiliki teknologi yang sesuai, anak perlu dikembangkan kekayaan bahasanya dan distimulasi dengan bahasa yang kompleks.
  • Terapi berbasis pendengaran turut mampu membantu pengembangan keterampilan keluarga dalam mengembangkan bahasa dan kemampuan literasi pada anak.
  • Memilih tes “speech perception” yang tepat sangat penting.
    Tes harus sesuai usia dan bahasa serta harus cukup kompleks untuk membantu dalam menentukan apakah anak mampu mendengar dengan baik saat ia kelak di Sekolah Umum sesuai tingkatnya.